Partai Demokrat / Demokrat Party (31)

Photobucket

Date established: 9 September 2001
Initiator: Susilo Bambang Yudhoyono
Figure founders: 99 people of them; Vince Rumangkang, Prof.Dr Budhi Santoso, Prof.Dr Irzan Tandjung, Adhiyaksa Dault, Sutan Bhatoegana.
Azas: Pancasila
Party symbol: Stars red triangle with a white background, blue and purple flag
General Chairman: Hadi Utomo
Secretary General: Marzuki Alie
Address: Office DPP Democrat, Jl. No youth. 712 Jakarta 13220, Tel. 62 21 4755146 Fax. 62 21 4757957

HISTORY:
Democratic Party was established following a defeat Susilo Bambang Yudhoyono in the selection of candidates for vice president in the General Assembly MPR 2001. SBY to be appointed after the Coordinating Minister for Politics and Security to gather some friends to establish a new party as a vehicle standard political career soon.

Initially the team built Democratic Party is comprised of only 6 people, but later grew to 10 people and at the time of color, 9 September 2001, a team official color of 99 people. Number have chosen because of where the SBY born on 9 months 9 (September) as well.

In elections in 2004, SBY has become a popular figure in the middle of the community. Public sympathy to him after he was growing polemic involved with the Taufik Kiemas, the husband was president, Megawati Soekarnoputri. Taufik insult her that she ‘a general sloppy’ vessel was making support for SBY. SBY own polemic not long after, the ministers selected backwards as PD and concentrate on raising general election in 2004.

VISION & MISSION:
Vision
Democrat with the wider community have a role to realize the desire noble people of Indonesia in order to achieve enlightenment in the life of a national independent, unified, sovereign and prosperous justice, uphold the spirit Nationalism, humanism and internationalism, on the basis of piety to the Lord that very One in a new world order of peace , democratic and prosperous.

Mission
1. Provide a clear line that the party work optimally with a significant role in the development process throughout Indonesia spirited by the new spirit of reform and renewal in all areas of social life, nationality and the formation of the statesman as declared by all combatants, the founder of independence fuse Proclamation the establishment of the Republic of Indonesia to the point of efforts to realize peace, democracy (Kedaulatan people) and wealth.
2. Forward the struggle of the nation with the spirit of nationalism in the new and revised strategy to continue development as the object of national history that the Democratic party’s presence is to continue the struggle of generations of previous-generation has been active throughout the history of the struggle of Indonesia, against the imperialist grab since Independence, to formulate the 1945 Constitution and Pancasila, filling independence on an ongoing basis to enter the era of reform.
3. Maintain equality of rights and duties without discrimination Citizen race, religion, race and class in order to create a civil society (civil society) that a strong, local autonomy and the establishment of broad representation on the structure of people’s sovereignty institution representatives and permusyawaratan.

PENCAPAIAN PRIOR TO PEMILU:
2004 = 8,455,225 votes or 7.46% (57 seats in the House of Representatives)

SITE PARPOL: www.demokrat.or.id

9 thoughts on “Partai Demokrat / Demokrat Party (31)

  1. Bu Fia

    I’d like to give some comments about the era of Pak SBY as a President of Indonesia.
    1. I ask Allah to give him a chance to be the
    next president (2009-2014)
    2. Lots of progresses during his leadership.
    e.g.- to destroy/erase the corruptions
    – to minimize the use of cigarrett among
    Indonesians.
    – Lowering the BBM
    – etc.
    3. Kudos for Bapak SBY.

    wassalam
    bu fia

    Reply
  2. MOKO

    Banyak kemajuan kami rasakan sejak Bapak SBY memimpin negara ini. Kami kembali merasa bangga menjadi warga negara Indonesia. Nasionalisme kami serasa bangkit kembali. Bagaimana tidak, sebelum ini, bangsa ini didera berbagai masalah yang sangat memilukan, yaitu:
    1. Terorisme merajalela, bom hampir setiap hari.
    2. Pembantaian sesama anak bangsa terjadi di mana-mana (NAD, Poso, Palu, Ambon, Sampit, Papua, dll.)
    3. Pelanggaran hukum dan korupsi menjadi hal yang wajar bahkan seperti keharusan.
    4. Perjudian merusak moral generasi bangsa.
    5. Pengangguran karena sejak ORBA tidak ada lagi pengangkatan pegawai baru. Rekrutmen jadi ajang KKN para birokrat dan pejabat.
    6. Dll
    Alhamdulillah sejak Bapak memimpin, masalah2 di atas berangsur-angsur teratasi. Saat ini, keadaannya menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.
    Meski demikian, gangguan dari orang-orang yang dirugikan bila negara ini menjadi negara besar akan terus terjadi (koruptor, politisi busuk, aparat busuk, antek-antek negara asing). Mereka akan selalu memboikot program-program pemerintah bahkan memutarbalikkan fakta. Semoga Allah memberi Bapak kekuatan dan kesabaran.

    Reply
  3. Pram

    Meskipun banyak partai yg sdh sibuk mencalonkan jd presiden, aku tetap pilih pak SBY hidup pak SBY maju terus, kayaknya cuma figur bapak yg pantas mimpin negeri ini

    Reply
  4. jamallucky

    Setiap ada pesta demokrasi banyak politikus pada sibuk cari massa?tapi massa iya meraka pada menang semua??
    massa iya yg jadi presiden semuanya??
    ga mungkin kan.
    lalu kriteria capres yg baik??
    yang pasti kebijakan yg menuju kesejahteraan rakyatnya.itu pasti angan2 semua calon presiden saat akan pemilu.
    tapi apakah konsistensinya bisa di pegang??
    jawabanya: ???
    Tapi menurut pengamatan saya,hanya ada satu capres yg menurut aku lumayan pantas?
    dia berwibawa
    santun
    tidak banyak janji
    selalu terbuka tuk masalah apa aja
    dan tidak mencari cari kesalahan orang lain.
    banyak capres sekarang saling menonjolkan kemampuannya,tapi kemampuan membuka aib orang lain.
    kecuali Pak SBY
    sabar ya pak?
    aku selalu mendukungmu
    memang tak mudah membangun suatu negara?
    bravo pak sby
    lanjutkan

    Reply
  5. A.B.Ritonga

    Pak SBY yth.

    Saya sangat terkesan dengan pesan-pesan Bapak yang selalu menekankan perlunya kesantunan dalam segala hal termasuk dalam berpolitik. Salah satu kesantunan berpolitik itu ialah kalau menang tidak tepuk dada,dan kalau kalah datang mengulurkan tangan, tidak ngomel dan ngambek….
    Mencari kesalahan adalah pekerjaan yang sangat mudah tetapi mengakui kebenaran adalah pekerjaan yang sangat berat bagi orang yang bukan negarawan….
    Mari kita maafkan karena memaafkan itu adalah hati yang lapang dan luas…dengan memaafkan sekaligus kita telah menjadi negarawan…
    Selamat berjuang Pak, kita dukung dan lanjutkan……semoga Tuhan Allah SWT meridhoi perjuangan Bapak.
    AMIN…

    Reply
  6. ayiz

    yg ga suku sm pak SBY slu mengkaitkan negara ini dng hal2 mistis dan takhayul..mereka tdk mengakui fakta yg ada bahwa slma kpmpinan SBY negara mjd lbh aman, kondusif, dan maju..BLT bnr2 mmbtu rakyat miskin, BOS berguna bg dunia pendidikan, bahkan SBY sendiri mmberi pndidikan soal hemat energi..Bisa dibayangkan andai sumber minyak kita dipake scr semaunya, tanpa mmikirkan anak cucu kita..salut sm pak SBY..Mudah2an terpilih lg utk memimpin negeri ini dng ridho Allah SWT..Amiinn

    Reply
  7. nino

    yth partai demokrat,

    bila pak Sby menjadi presiden lagi tolong di benahi KPUNya, karena saya tidak bisa memberikan hak pilih tahun ini karena saya asal jakarta kerja di jogja, jadi dapat memberikan hak pilihnya bila pulang ke kota asal, itu artinya saya mengeluarkan ongkos, ya kalau ongkosnya di ganti KPU, bisa juga isi formulir A5 itu sama saja saya mutasikan, sama saja saya mencabut berkas kependudukan saya dari kota asal itu bagaimana?
    seperti di jogja ada 7000 orang yang dari luar daerah tinggal di jogja di luar yang kerja, negara rugi bila mereka tidak ikut pemilu
    yang bekerja utusan kantor pusat untuk mimpin kantor cabang di sebuah kota masa harus buat surat pindah supaya ikut pemilu padahal hanya
    sementara
    itu dulu is hati saya tentang pemilu sekarang

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>